Pages

Pages

Pages - Menu

Pages - Menu

Sunday, April 6, 2014

JKW4P

Menjelang Pemilu 2014, maka 2013 dijuluki sebagai tahun politik. Banyak caleg dari berbagai partai merupakan wajah lama dan diantara mereka dikatagorikan sebagai tokoh yang tidak layak dipilih lagi. Menurut ICW mereka dianggap sebagai anti korupsi, dan tentu saja dibantah oleh mereka yang masuk daftar merah itu.

Rakyat pun pusing dengan tingkah para pejabat, petinggi polisi, anggota DPR dan pejabat publik lainnya yang tampil tersenyum narsis ketika diperiksa di gedung KPK. Ada ahli psikologi yang mengatakan para tokoh yang cengar-cengir sambil melambaikan tangan itu sebagai "psikopat" (sebuah kelainan jiwa yang berbahaya).

Baru-baru ini muncul wacana atas pendeklarasian yang dibacakan oleh Puan Maharani di Lenteng Agung, Jakarta. Deklarasi resmi dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk siap maju dalam pencalonan presiden 2014 langsung menjadi pemberitaan media nasional. Beberapa media internasional ternama itu diantaranya adalah TIMEReuters dan Sydney Morning Herald. Majalah terkemuka Amerika Serikat, TIME menuliskan pencapresan Jokowi lewat artikel bertajuk “Indonesia”s Most Popular Politician Joins Presidential Race” (Politisi Paling Populer Indonesia Maju Sebagai Capres). “Jokowi sejauh ini punya citra yang baik, tak ternoda oleh korupsi. Jika ia dapat menjaga reputasinya hingga 9 Juli, maka ia diprediksi bisa menang dalam pemungutan suara,” tulis TIME, Jumat (14/3/2014).

Salah satu media Inggris paling terkemuka melaporkan pencapresan Jokowi lewat berita berjudul “Indonesian opposition party nominates Jakarta governor Jokowi for president” (Partai Oposisi Indonesia mencalonkan Gubernur Jokowi sebagai presiden. “Hanya dalam waktu setahun sebagai Gubernur Ibukota Jakarta, popularitasnya semakin memuncak, lurus ke depan,” tulis Reuters. Media Australia, Sydney Morning Herald mengangkat judul “Joko Widodo to run for presidency in Indonesia” (Joko Widodo maju sebagai kandidat presiden di Indonesia). Dipaparkan bahwa, dengan dipilihnya Jokowi sebagai capres, maka menunjukkan bahwa Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri melepas ambisinya untuk maju kembali sebagai presiden.

Apakah masih ada harapan pada pemilu 2014 nanti? Kita akan disuguhi caleg dan capres atau cawapres yang diragukan kredibilitas dan kemampuannya. Apakah Jokowi perlu dicalonkan sebagai Presiden alternatif, tapi ada yang tidak setuju karena Jokowi lebih diharapkan untuk membangun dan membenahi Jakarta.

Yang mengerikan digunakannya media televisi, koran dan media Internet milik para tokoh politik yang superkaya itu untuk mempromosikan calon presidennya dengan berbagai iklan atau berita yang berbau promosi politik, bahkan ada tokoh pengusaha yang secara rutin menampilkan profile diri dan keluarganya. Apakah iklan itu akan efektif? Masyarakat pasti tidak bodoh. Mahasiswa dan masyarakat pasti akan melihat dan mengenang rekam jejak mereka beberapa tahun ini.

Yang penting, jangan sampai terjadi keguncangan politik dan kerusuhan ketika mendekati Pemilu 2014 atau sesudahnya.
Apakah anda punya calon alternatif untuk kita usulkan sebagai calon presiden? Kita punya impian supaya kita punya presiden RI yang punya jiwa leadership, tegas, tidak peragu dan berani.

No comments:

Post a Comment

Don't forget to give your's comennt :)
Thanks for a lot